Obat Herbal Penyakit TBC Yang Alami dan Aman

Tokoobatherbal23.com – Amazon Plus adalah obat herbal penyakit TBC generasi terbaru yang bisa membantu pengobatan, salah satunya penyakit TBC. Terbuat dari komponen-komponen alami yang telah melalui serangkaian proses selama bertahun-tahun. Citarasa buah yang dominan memposisikan Amazon Plus bukan saja sebagai obat herbal tetapi juga sebagai minuman sehat penuh aromatika. Amazon Plus jus herbal mengandung vitamin dan nutrisi tumbuh-tumbuhan obat seperti antosianin, zaitun hidroksitirosol, xanthones, likopen, resveratrol, senyawa antioksidan serta antipenuaan. Amazon Plus diproduksi dengan bioteknologi canggih yang melibatkan para ahli di bidangnya sehingga menghasilkan produk Amazon Plus yang berkualitas dan konsisten. Untuk mengobati TBC kronis yang menahun kombinasikan Amazon Plus dengan teh herbal K-Muricata sehingga menghadirkan kekuatan herbal yang saling menyatu guna mengatasi penyakit kronis TBC, dan ini merupakan salah satu solusi alternatif terbaik dan paling aman dalam mengobati TBC Anda.

Tentang penyakit tuberkolosis (TBC)

Obat Herbal Penyakit TBCTuberkolosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang bisa saja menjadi ancaman serius kesehatan dan keselamatan seseorang karena memengaruhi organ paru paru.

Penyebab dari TBC adalah adanya bakteri yang dapat menular dari satu orang ke orang yang lainnya lewat udara melalui bersin dan batuk. Di zaman modern ini penyakit TBC jarang terjadi khususnya di negara-negara maju, akan tetapi infeksi dari TBC mulai meningkat sejak tahun 1985, karena munculnya virus HIV yang menyebabkan penyakit AIDS.

Virus HIV dapat melemahkan sistem imunitas (kekebalan) tubuh sehingga tidak dapat melawan bakteri penyebab TBC. Orang yang menderita TBC harus mengonsumsi beberapa jenis obat tbc yang diberikan oleh dokter selama beberapa bulan (baca kurang lebih 6 bulan) untuk membunuh bakteri penyebab infeksi dan untuk mencegah perkembangan resistensi antibiotik.

Seseorang yang terinfeksi bakteri tidak serta merta langsung mengidap penyakit TBC. Ini dikarenakan tubuh manusia memiliki sistem pertahanan/kekebalan tubuh yang dapat mencegahnya. Oleh karena itu dunia medis membagi TBC menjadi 2 jenis, yaitu:

  • TBC aktif. Merupakan suatu kondisi dimana tubuh kita menjadi sakit dan dapat menyebar atau menular. Gejala yang terjadi dapat terlihat hanya dalam beberapa minggu pertama sejak terinfeksi bakteri tuberkolosis, atau dapat terjadi 1 tahun kemudian.
  • TBC laten. Merupakan sebuah keadaan atau situasi dimana tubuh terinfeksi bakteri TBC namun bakteri tersebut dalam keadaan tidak aktif dan tidak memberikan gejala atau tanda tanda. TBC laten dapat menjadi TBC aktif, sehingga membutuhkan pengobatan yang baik dan rutin bagi seseorang dengan TBC laten, agar penyebaran TBC dapat terkendali. Diperkirakan terdapat sekitar 2 miliar orang di dunia yang mengidap penyakit TBC laten.

Tanda tanda dan gejala penyakit TBC aktif meliputi:

  • Batuk berdarah
  • Batuk yang tak kunjung reda selama 3 minggu atau lebih
  • Terasa nyeri pada bagian dada, atau rasa sakit pada saat bernapas atau batuk
  • Mengalamai penurunan berat badan
  • Mudah merasa lelah
  • Demam tinggi
  • Keringat dingin di malam hari
  • Menggigil
  • Nafsu makan berkurang bahkan menghilang.

Penyakit tuberkolosis dapat memengaruhi fungsi organ tubuh lainnya seperti tulang belakang, ginjal ataupun otak. Ketika terjadi di luar organ paru paru maka tanda dan gejala bervariasi sesuai dengan organ tubuh yang terserang. Apabila tuberkolosis terjadi pada tulang belakang maka dapat menyebabkan gejala rasa nyeri pada punggung, dan tuberkolosis yang terjadi pada ginjal dapat mengakibatkan adanya darah pada urin penderitanya.

Penyebab penyakit TBC

Penyakit tuberkolosis disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini dapat menular melalui tetesan mikroskopis yang dilepaskan ke udara. Penularan dapat terjadi pada saat seorang penderita TBC aktif (yang tidak diobati) bersin, batuk, berbicara, tertawa, meludah bahkan bernyanyi.

TBC yang resisten terhadap obat

Penyakit tuberkolosis masih menjadi salah satu pembunuh utama di dunia dikarenakan peningkatan strain yang resisten terhadap obat. Sejak 60 tahun yang lalu dimana antibiotik pertama digunakan untuk membunuh bakteri tuberkolosis, dan sampai saat ini beberapa bakteri TBC telah berkembang dan dapat bertahan hidup (kebal terhadap antibiotik), kemampuan tersebut akan menurun pada keturunannya dan akan terus hidup.

Strain yang resisten terhadap antibiotik TBC kembali muncul pada saat antibiotik gagal dalam menghabisi keseluruhan bakteri pada penderita TBC. Hal ini membuat bakteri yang masih hidup menjadi kebal atau resisten terhadap antibiotik ataupun obat obatan medis tertentu. Bakteri TBC yang sudah kebal terhadap pengobatan antibiotik TBC yang paling sering digunakan seperti rifampisin dan isoniazid.

Beberapa strain TBC juga telah mengembangkan resistensi atau kekebalan terhadap obat yang kurang umum yang digunakan dalam pengobatan TBC, seperti antibiotik yang dikenal sebagai fluoroquinolones, serta obat suntik termasuk kanamisin, amikasin dan kapreomisin.

Faktor risiko TBC

Siapa pun di dunia ini bisa saja mengidap penyakit TBC, akan tetapi ada beberapa faktor tertentu yang dapat meningkatkan risiko penyakit ini. Faktor-faktor penyebab TBC meliputi:

  1. Sistem imun yang lemah. Sistem kekebalan tubuh menjadi faktor kunci untuk menjaga tubuh dari serangan bakteri TBC. Tidak sedikit penderita TBC yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, sehingga tidak dapat melawan bakteri penyebab TBC tersebut. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah pada umumnya memiliki kondisi sebagai berikut:

– Seorang penderita HIV/AIDS

– Diabetes atau kencing manis

– Penderita ginjal stadium akhir

– Jenis penyakit kanker tertentu

– Orang yang sedang menjalani terapi pengobatan kanker, seperti kemoterapi

– Mengonsumsi obat untuk mencegah penolakan transplantasi organ

– Mereka yang mengonsumsi beberapa obat yang dipakai untuk mengobati penyakit Crohn, rheumatoid arthritis, dan psoriasis

– Malnutrisi

– Mereka yang berusia sangat muda atau terlalu tua.

  1. Narkoba dan alkohol. Penyalahgunaan narkoba dan alkohol dapat membuat sistem imunitas tubuh menjadi lemah. Hal ini dapat membuat tubuh seseorang rentan terserang TBC.
  2. Perokok, merokok sangat meningkatkan risiko seseorang terkena TBC.

Komplikasi penyakit TBC

Jika tidak dilakukan pengobatan TBC yang tepat dan efektif, maka dapat berakibat pada kesehatan seseorang, dapat memengaruhi fungsi organ paru paru, selain itu juga dapat menyebar ke organ tubuh lainnya melalui darah. Penyakit TBC dapat menyebabkan beberapa komplikasi penyakit lain seperti:

  • Persendian mengalami kerusakan. Arthritis tuberkolosis umumnya berpengaruh terhadap pinggul dan lutut.
  • Terasa nyeri pada bagian tulang belakang
  • Mengingitis yaitu pembengkakan selaput pada otak. Hal ini dapat memicu sakit kepala yang terus menerus atau intermiten yang terjadi dalam jangka waktu panjang, hingga berminggu-minggu.
  • Gangguan fungsi ginjal dan hati. Ginjal dan hati berfungsi sebagai penyaring racun racun dan limbah dalam darah. Penyakit TBC dapat mengganggu fungsi ginjal dan hati sehingga tidak dapat berfungsi seperti sedia kala.
  • Gangguan pada organ jantung yang dapat berakibat fatal. Meskipun hal ini jarang terjadi, TBC dapat menginfeksi jaringan yang mengelilingi organ jantung, sehingga dapat menimbulkan peradangan dan berkumpulnya cairan yang dapat mengganggu fungsi jantung kita untuk memompa darah secara efektif.

Obat Herbal Penyakit TBC Generasi Terbaru

Obat Herbal Penyakit TBCAmazon Plus adalah obat herbal TBC generasi terbaru yang ampuh dan aman, didalamnya bukan hanya terkandung berbagai vitamin dan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, namun banyak juga mengandung senyawa super yang memiliki khasiat untuk:

  1. Membunuh bakteri penyebab penyakit TBC
  2. Mengatasi peradangan/infeksi kronis ataupun akut
  3. Memulihkan fungsi paru paru-paru serta sistem pernafasan seperti sediakala.

Selain itu obat tbc alami ini sangat aman untuk dikonsumsi segala jenis usia karena hanya terbuat dari dari bahan-bahan alami terbaik dari alam. Berikut ini adalah kandungan senyawa aktif di dalam Amazon Plus:

  • Vitamin C: Amazon Plus merupakan obat tbc herbal yang berkomposisikan Acai Berry, Blueberry dan Delima Merah yang sangat kaya kandungan vitamin C. Penelitian yang dilakukan para ahli di Albert Einstein College of Medicine of Yeshiva University, menemukan bahwa vitamin C dapat membunuh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang sudah resisten terhadap obat-obatan kimia. Penelitian serupa juga dilakukan dari Albert Einstein College of Medicine, New York, yang semakin menguatkan bukti bahwa vitamin C efektif membunuh Mycobacterium tuberculosis yang resisten terhadap obat kimia.
  • Oleuropein: merupakan senyawa aktif yang terkandung di dalam zaitun, yang diakui memiliki beberapa sifat farmakologi termasuk antioskidan, anti inflamasi, anti aterogenik, anti kanker, anti diabetes, antimikroba, dan antivirus. Peran anti inflamasi (peradangan) dan antimikroba (bakteri) pada oleuropein berperan penting dalam pengobatan tbc secara alami.
  • Hidroksitirosol: merupakan senyawa polifenol lainnya yang terkandung di dalam Zaitun. Penelitian yang dipublikasikan pada The Journal of Nutritional Biochemistry pada tahun 2014, mengungkapkan adanya efek perlindungan dari hidroksitirosol terhadap berbagai jenis peradangan kronis dan akut. Penemuan ini semakin mengukuhkan keampuhan buah zaitun untuk membantu mengobati penyakit tbc (tuberkulosis).
  • Xanthone: adalah senyawa bioaktif yang terkandung di dalam kulit manggis yang memiliki aktivitas anti oksidan, antimikroba, dan anti inflamasi. Aktivitas antimikroba dan anti-inflamasi ini sangat penting dalam mengobati penyakit tbc paru. Di dalam Buku “Dahsyatnya Manggis untuk Menumpas Penyakit” Doktor Raffi Paramawati (salah seorang pakar peneliti buang manggis Indonesia) mengungkapkan bahwa senyawa xanthones yang terkandung di dalam kulit manggis terbukti efektif dalam menumpas aneka penyakit termasuk TBC karena senyawa xanthones ini bersifat sebagai antimikroba dan anti inflamasi.
  • Antosianin: merupakan senyawa polifenol yang terkandung di dalam Acai Berry dan Blueberry. Menurut berbagai uji klinis, antosianin memiliki sifat antioksidan yang lebih kuat dibandingkan xanthones. Penelitian yang dilakukan secara in vitro pada antosianin menunjukkan efek anti-inflamasi (peradangan) yang sangat kuat yakni melalui pengurangan pelepasan biomarker inflamasi dari mikroglia, yang kemudian merespon sinyal inflamasi dan berkontribusi terhadap beberapa kondisi patologis dari penurunan kognitif.

Kandungan vitamin C dan kandungan senyawa lainnya yang terkandung di dalam obat alami TBC Amazon Plus akan memberikan efek terapi alami yang mengagumkan dan mampu membasmi bakteri bakteri penyebab penyakit TBC serta dapat mengembalikan fungsi dan kesehatan paru-paru seperti semula.

Harga

  • 1 botol Amazon Plus Rp. 276.000,- (untuk 4 hari pengobatan)
  • 6 botol Amazon Plus Rp. 1.560.000,- (lebih hemat, per botol : 260 ribu).

Nilai tambah menggunakan obat herbal

  1. Jangka waktu fleksibel – Untuk pengobatan TBC secara medis, di seluruh dunia memiliki standard yang sama, yakni standard WHO dimana pengobatan setidaknya selama 6 bulan tanpa terputus. Dimana 2 bulan pertama merupakan fase intensif (INH-rifampicin-etambutol-pirazinamid) dan 44 bulan fase lanjutan (INH-rifampicin). Lama terapi dapat diubah menjadi lebih lama tergantung pada respons klinis pasien. Namun dengan pengobatan herbal menggunakan Amazon Plus biasanya setelah konsumsi rutin selama kurang lebih 1 bulan, sudah ada perkembangan positif, yakni adanya pengurangan gejala penyakit dan peningkatan kekebalan tubuh. Setelah kondisi Anda membaik, maka bisa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan klinis yang diperlukan. Pasien tidak diharuskan untuk mengonsumsi herbal hingga waktu tertentu karena sangat fleksibel sesuai kebutuhan pasien. Jadi jika hasil pemeriksaan klinis menyatakan paru-paru sudah bersih dan sehat, maka tidak diwajibkan mengonsumsi Amazon Plus.
  2. Tidak mengikat atau mengekang – Obat TBC dari dokter harus diminum secara rutin, karena jika tidak akan menyebabkan bakteri resisten terhadap obat. Sedangkan obat herbal meskipun tidak diminum secara rutin tidak menyebabkan bakteri menjadi resisten. Jadi jika karena satu alasan Anda tidak minum Amazon Plus dalam jangka waktu tertentu, maka tidak akan menimbulkan masalah apa pun.
  3. Tidak ada efek samping – Obat Tbc kimia biasanya memiliki efek samping, karena penggunaan dalam jangka waktu lama. Efek samping dapat berupa: mual dan muntah-muntah, nafsu makan berkurang, sakit kuning, urine yang berwarna gelap, demam, ruam, dan gatal-gatal pada kulit serta dapat memengaruhi kondisi penglihatan pada penderita TBC. Pada obat herbal jarang ditemukan efek samping negatif yang merugikan bagi tubuh, meskipun digunakan dalam jangka waktu lama. Karena obat herbal menggunakan bahan-bahan alamiah yang sangat aman untuk kesehatan tubuh.

Pemesanan Obat Herbal Penyakit TBC Paling Ampuh Amazon Plus dapat menghubungi : 0813 – 1013 – 3389 (WA/SMS)

Penggunaan obat tbc herbal yang tentunya terbuat dari bahan-bahan alamiah seperti Amazon Plus adalah solusi alternatif pengobatan terbaik dan tepat, karena selain sudah memberi bukti nyata khasiatnya juga ampuh dan aman untuk digunakan, karena tidak menyebabkan resistensi obat dan tidak memberikan efek samping negatif bagi organ tubuh lainnya seperti hati dan ginjal.

Add Comment