Mitos dan Fakta Sebenarnya Tentang Kanker Payudara

Tokoobatherbal23.com – Mengungkap sejumlah mitos dan fakta sebenarnya tentang kanker payudara, satu penyakit infeksius yang menyengsarakan tubuh penderitanya.

Mitos: Pemakaian deodoran dapat menyebabkan kanker payudara.
Fakta: Banyak masyarakat yang menganggap bahwa penggunaan deodoran dapat memicu terjadinya kanker payudara, tapi sampai saat ini tidak ada laporan atau bukti yang kuat mengenai mitos ini.

Mitos: Jika terdapat benjolan di payudara, berarti Anda mengidap kanker payudara.
Fakta: Hanya sebagian kecil kasus benjolan pada payudara yang berkembang menjadi kanker. Tetapi jika Anda mengetahui ada benjolan di payudara Anda dalam waktu lama ataupun melihat adanya perubahan dalam jaringan payudara, maka tidak boleh disepelekan. Dan sangat penting bagi Anda untuk mengunjungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan secara klinis. Dokter mungkin meminta Anda untuk melakukan mamografi atau skrining jaringan payudara untuk menentukan apakah benjolan itu berbahaya atau tidak.

Mitos: Pria tidak mungkin mengidap kanker payudara karena kanker payudara hanya menyerang kaum wanita saja.
Fakta: Justru sebaliknya, di Amerika Serikat, setiap tahun diperkirakan 2.190 orang pria yang didiagnosis dengan kanker payudara dengan 410 diantaranya meninggal dunia. Meskipun prosentase penderita kanker payudara pria masih kecil, namun para pria tidak boleh menganggap remeh penyakit ini dan harus senantiasa berjaga-jaga ketika dijumpai adanya perubahan pada jaringan payudara mereka. Kanker payudara pada pria biasanya terdeteksi sebagai benjolan keras di bawah puting dan areola. Kanker paydara pada pria lebih menakutkan dan mematikan dibandingkan pada wanita. Khususnya karena kesadaran di kalangan pria lumayan kurang dan mereka cenderung menyepelekan hal ini bila muncul benjolan pada payudara, sehingga dapat menyebabkan keterlambatan dalam pengobatan.

Mitos dan Fakta Kanker Payudara Penting Untuk Diketahui

Mitos: Mamografi dapat menyebabkan kanker payudara menyebar.
Fakta: Mamografi atau skrining kanker payudara dengan sinar x-ray, saat ini tetap merupaka standard penting sebagai deteksi dini kanker payudara dan tidak menyebabkan kanker bisa menyebar. Menurut National Cancer Institute, “Manfaat mamografi, bagaimanapun, hampir selalu lebih besar daripada potensi bahaya dari paparan radiasi. Mamografi hanya memerlukan dosis yang sangat kecil dari radiasi dan risiko berbahaya dari paparan radiasi ini sangat rendah. Rekomendasi standard adalah skrining mamografi tahunan bagi perempuan dimulai pada usia 40 tahun atau berdasarkan pada rekomendasi dokter Anda.

Mitos: Mengonsumsi makanan yang dibakar dapat menyebabkan kanker payudara.
Fakta: Memakan makanan yang dibakar seperti sate dan ikan bakar memang dapat menyebabkan terjadinya kanker, namun bukan kanker payudara, tapi kanker rongga mulut, tenggorokan, dan lambung.

Mitos: Jika seorang wanita mempunyai keluarga yang memiliki riwayat kanker payudara, maka dapat dipastikan orang tersebut menderita kanker payudara.
Fakta: Walau wanita yang memiliki riwayat keluarga kanker payudara berada dalam kelompok berisiko tinggi, kebanyakan wanita yang mengidap kanker payudara tidak memiliki riwayat keluarga dengan kanker. Secara statistik hanya sekitar 10% dari wanita yang didiagnosis dengan kanker payudara, juga memiliki riwayat keluarga dengan penyakit kanker payudara.

Mitos: Kanker payudara adalah penyakit menular.
Fakta: Anda tidak mungkin dapat menangkap kanker payudara dan memindahkan ke tubuh orang lain. Kanker payudara adalah hasil dari pertumbuhan sel yang tidak terkendali karena sel-sel bermutasi yang kemudian menyebar ke jaringan lain di dalam payudara. Anda dapat mengurangi risiko Anda dengan mempraktikkan gaya hidup sehat, menyadari faktor risiko, dan mengikuti rencana deteksi dini sehingga Anda akan didiagnosis lebih awal jika kanker payudara terjadi.

Mitos: Jika gen BRCA1 atau BRCA2 terdeteksi di dalam DNA Anda, Anda pasti akan menderita kanker payudara.
Fakta: Menurut National Cancer Institute, tentang keluarga yang diketahui membawa gen BRCA1 atau BRCA2, bahwa tidak setiap wanita yang memiliki gen BRCA1 atau BRCA2 akan mengembangkan penyakit kanker payudara. Namun memang seorang wanita yang mewarisi mutasi gen BRCA1 atau BRCA2 memiliki risiko 5 kali lebih mungkin untuk mengembangkan kanker payudara dibandingkan mereka yang tidak memiliki mutasi gen seperti itu. Namun saat ini bagi individu yang mewarisi gen ini, ada berbagai langkah proaktif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko, seperti terapi hormon yang disebut tamoxifen. Atau Anda bisa mencoba untuk meningkatkan imunitas tubuh Anda dengan mengonsumsi obat herbal kanker payudara K-Muricata.

Mitos: Menggunakan bra saat tidur dapat menyebabkan kanker payudara.
Fakta: Sama halnya dengan penggunaan deodoran, mitos ini tidak memiliki bukti yang kuat.

Mitos: Ukuran payudara mempengaruhi risiko kanker payudara.
Fakta: Beberapa masyarakat menganggap bahwa ukuran payudara yang besar berisiko lebih tinggi daripada payudara kecil, namun tidak ada penelitian atau laporan yang valid mengenai kebenaran mitos ini.

Add Comment